Banyaknya polemik terkait PPDB, Komisi III lakukan Rapat kerja dengan Dinas Pendidikan.

Dipimpin oleh Ketua DPRD Mardiansyah, A.Md, Rapat kerja Komisi III kali ini membahas permasalahan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Padang Panjang, Selasa (6/7).
Dalam PPDB banyak masalah dalam penerimaan SMA. Komisi III meminta informasi lebih lanjut mengenai sistem zonasi, jumlah siswa yang ditampung setiap sekolah, hingga komposisi jalur berprestasi bagi siswa di Padang Panjang dan luar Padang Panjang.
“Kami berhak memeriksa data perkembangan dan kondisi terakhir siswa yang diterima disekolah yang ada di Padang Panjang”, ungkap Ketua Komisi I, Yudha Prasetia.
terkonfirmasi jumlah KK tamatan SLTP di Padang Panjang sebanyak 929 orang. Pada penerimaan tahap pertama, KK Padang Panjang sudah 686 yang sudah tertampung sedangkan sisanya untuk Tahap kedua diumumkan besok pagi.
“SMA 1 Padang Panjang diharapkan untuk Padang Panjang bukan Sumatera Barat. Karena banyak siswa dari luar daerah bahkan luar Provinsi yang seharusnya bisa ditampung di SMA Sumbar. Kami yakin siswa Padang Panjang banyak yang berprestasi. Yang mempunyai KK Padang Panjang tidak ada alasan kita untuk tidak tertampung di sekolah Padang Panjang.
Tidak ada istilah sekolah yang unggul lagi, jika masalahnya guru, maka kita kaji ulang lagi
Pemerataan guru” ujar Idris
Walikota Padang Panjang, Fadhly Amran, BBA. Datuak Paduko Malano menjelaskan dari segi daya tampung, siswa di Padang Panjang sejatinya sudah tertampung secara otomatis mengingat jumlah SMA, SMK dan MAN di Kota Padang Panjang. Ada beberapa opsi zonasi, 50 persen bisa dinaikkan menjadi 60 atau lebih dengan bersaing melalui nilai hingga mengalihkan kuota asrama untuk siswa yang belum diterima dalam PPDB. Opsi tersebut sempat di bahas bersama Gubernur Sumbar, dan nantinya akan dibahas lebih lanjut bersama Kepala Dinas Terkait.
Turut hadir Sekretaris Daerah Sonny Budaya Putra AP. M.si., Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Syahdanur, SH., MM. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. M. Ali Tabrani, M.Pd beserta jajaran.