Berbagai masukan, DPRD setujui RANPERDA Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 menjadi Perda

Setelah melalui tahapan pembahasan dengan berbagai masukan dari DPRD, akhirya Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 disetujui oleh DPRD. 5 Fraksi DPRD Kota Padang Panjang menyatakan dapat menerima/ menyetujui Ranperda tersebut dalam Rapat Paripurna penyampaian pendapat akhir Fraksi DPRD, Sabtu (26/09), di Gedung DPRD setempat.
Sebelumnya, Badan Anggaran telah melakukan pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah sehingga masukan dapat ditampung dan menjadi acuan bagi Pemerintah Daerah. DPRD juga memberikan apresiasi kepada bidang pendapatan yang telah berusaha semaksimal mungkin untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah.
Pada dasarnya kesepakatan perubahan anggaran saat ini memprioritaskan penanganan dampak ekonomi, Penanganan Kesehatan, melalui penyediaan sarana prasarana Kesehatan, sarana fasilitas Kesehatan, pemberian insentif bagi tenaga Kesehatan dan tenaga relawan serta pengadaan alat dan bahan evakuasi, serta Beasiswa pendidikan dan bantuan sosial dan UKM.
DPRD juga menginginkan Pemerintah Daerah bersama sama mengoptimalkan pengelolaan Pasar Pusat Padang Panjang Sehingga mempunyai daya tarik untuk dikunjungi dan menambah Pendapatan Daerah. termasuk upaya menggerakkan roda ekonomi masyarakat dengan merangkul dan memberdayakan pelaku UMKM yang ada di Kota Padang Panjang dalam pelaksanaan kegiatan yang ada di masing-masing OPD, sehingga manfaat dari kegiatan tersebut, betul-betul dirasakan masyarakat Padang Panjang.
DPRD meminta kepada pemerintah daerah untuk segera memindahkan Pasar Sayur Bukit Surungan dan memberikan waktu kepada pemerintah daerah untuk menyelesaikan permasalahan hukum dengan pihak investor. Melalui pendapat akhir Fraksi ini DPRD menegaskan kepada pemerintah daerah untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut dan terlaksana pada tahun 2020 ini. Melalui penataan yang baik, relokasi pedagang sayur ini diharapkan akan memberikan efek yang signifikan bagi geliat ekonomi di Pasar Pusat Padang Panjang.
Disamping itu, Pemerintah Kota Padang Panjang harus memiliki komitmen yang jelas dalam menyelesaikan pembangunan dan pengembangan kawasan Islamic Centre dan pembangunan Sport Center. Dengan kehadiran sport centre, bisa menjadi salah satu potensi Pendapatan Aslii Daerah (PAD) dan mendatangkan manfaat bagi masyarakat Kota Padang Panjang.
“Kepada setiap OPD, dalam pelaksanaan program kegiatan, untuk lebih intensif berkoordinasi dan berkomunikasi dengan anggota DPRD berkaitan dengan pembangunan Kota Padang Panjang terutama yang berkaitan dengan program kemasyarakatan. Diharapkan kepada OPD agar sesegera mungkin melaksanakan kegiatan-kegiatan mengingat waktu yang tersisa beberapa bulan lagi sehingga di tahun anggaran 2020 ini tidak menghasilkan silpa yang tinggi” ungkap Ketua DPRD Mardiansyah yang memimpin rapat hari ini.
Turut hadir Walikota Padang Panjang, H. Fadhly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Wakil Walikota Drs. Asrul, Wakil Ketua DPRD Yulius Kaisar, Imbral, SE, Anggota DPRD, Sekda, Forkopimda, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD dan undangan lainnya.