DPRD gelar Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Panjang dalam rangka penyampaian Nota Pengantar Walikota Padang Panjang terhadap Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2021

DPRD gelar Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Panjang dalam rangka penyampaian Nota Pengantar Walikota Padang Panjang terhadap Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2021, Selasa (07/09).
Dipimpin oleh Ketua DPRD Mardiansyah, A.Md rapat dihadiri oleh Wakil Walikota DPRD Drs. Asrul, Wakil Ketua DPRD Yulius Kaisar, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala dinas, Pers dan undangan lainnya.
Dalam Nota Pengantar yang dibacakan oleh Wakil Ketua Drs. Asrul, secara keseluruhan pendapatan daerah pada Perubahan APBD Tahun 2021 mengalami penurunan sebesar Rp17.801.084.494,00 yakni dari Rp582.302.360.536,00 sebelum perubahan menjadi Rp564.501.276.042,00 setelah perubahan atau turun sebesar 3,06%. Penurunan pendapatan ini karena adanya penurunan pada kelompok Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pendapatan Transfer.
Dalam penyusunan kebijakan Belanja Daerah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 memperhatikan hal-hal diantaranya Penyesuaian terhadap kebutuhan riil secara maksimal yang dialokasikan selama satu tahun anggaran dan melalui penggeseran/pengurangan anggaran dari satu rekening ke rekening lainnya; Penyesuaian belanja dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 yang dianggarkan pada Belanja Operasi dan Belanja Tak Terduga, baik untuk pemulihan ekonomi maupun penanganan di bidang kesehatan dan sosial; Untuk perubahan belanja pelaksanaan program, kegiatan dan sub kegiatan setiap OPD dilakukan evaluasi terhadap semua kegiatan yang telah direalisasikan serta melakukan efisiensi pada kegiatan yang belum dilaksanakan dan tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pencapaian RPJMD, Perubahan pada Belanja Operasi dan Belanja Modal untuk membayar utang belanja, baik utang per 31 Desember 2020 maupun utang akibat pemberian kesempatan kerja sebagaimana tercantum dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2020 Audited; Perubahan Belanja Operasi juga dibatasi pada kegiatan yang bersifat mendesak, tidak bisa ditunda dan dalam rangka percepatan pencapaian target RPJMD Kota Padang Panjang ; serta efisiensi terhadap belanja-belanja yang tidak berkontribusi langsung perhadap pencapaian target kinerja daerah pada seluruh OPD yang belum direalisasikan sampai dengan akhir semester 1.
Secara keseluruhan perubahan Belanja Daerah Tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp6.009.841.061,99 atau 0,99% dari Rp609.302.360.536,00 sebelum perubahan menjadi Rp615.312.201.597,99 setelah perubahan.
“Rincian lebih lanjut dari kedua nota tersebut sebagaimana terdapat dalam buku Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2021 yang akan kami serahkan setelah penyampaian Nota ini.” Ujar wawako saat membacakan nota tersebut.
Agenda selanjutnya adalah penyampaian Nota Pengantar Atas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2022.
Dengan semua upaya penanggulangan ekonomi yang dilakukan baik secara nasional maupun daerah, Perekonomian Kota Padang Panjang Tahun 2021 ini pemerintah berharap agar ekonomi dapat tumbuh positif 2,77 persen.
Dengan tema pembangunan Kota Padang Panjang tahun 2022 yakni “Pemulihan Ekonomi dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia untuk mewujudkan Padang Panjang Sejahtera”, maka dijelaskan, Prioritas pembangunan Kota Padang Panjang Tahun 2022 diantaranya:
1) Peningkatan produktifitas ekonomi masyarakat berbasis potensi daerah
2) Percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran
3) Peningkatan Kualitas Pendidikan yang berakhlak dan berkarakter
4) Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat
5) Peningkatan kualitas infrastruktur kota yang berkelanjutan
6) Peningkatan kualitas tatanan kehidupan masyarakat yang agamis dan berbudaya
7) Peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang anti KKN
Dalam Pidatonya Wakil Walikota Drs. Asrul menyampaikan bahwa setelah mempertimbangkan berbagai perkembangan yang ada, Pendapatan Daerah Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2022 ditargetkan sebesar Rp.513.901.339.566,- atau turun 11,75 persen dibandingkan target Pendapatan APBD Tahun Anggaran 2021.
Sementara itu, dari sisi Pendapatan Asli Daerah atau PAD, masih akan dibayangi oleh pandemi Covid-19, namun Pemerintah Kota Padang Panjang optimis akan mampu meningkatkan PAD menjadi Rp.94.814.833.666,- pada Tahun 2022 atau naik sebesar 3,85% dibandingkan dengan target PAD pada APBD Tahun Anggaran 2021.
Pada sisi Belanja, secara keseluruhan total Belanja Daerah Tahun 2022 direncanakan sebesar Rp.572.361.339.566,- atau turun sebesar 6,06 persen atau Rp.36.941.020.970,- dari target belanja APBD Tahun Anggaran 2021. Dari sisi pembiayaan, pada Rancangan KUA APBD Tahun Anggaran 2022 direncanakan penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp.58.460.000.000,-.
“Hal ini berdasarkan perkiraan sisa penghematan belanja Tahun Anggaran 2021. Sedangkan dari sisi pengeluaran pembiayaan, Pemerintah Kota Padang Panjang tidak merencanakan pengeluaran pembiayaan pada Tahun Anggaran 2022.” Jelas Wakil Walikota.
Pada kesempatan itu Ketua DPRD Kota Padang Panjang Mardiansyah, A.Md memberikan apresiasi kepada Tim yang terlibat.
“Agar kepada Tim yang terlibat diberikan kemudahan dalam proses pembahasan dan tetap memperhatikan efektifitas program. Mengingat keterbatasan anggaran, diharapkan kepada OPD agar program yang dibuat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat” ungkap Mardiansyah Amd.
Selanjutnya penyerahan secara resmi Nota Pengantar Walikota atas Rancangan KUA PPAS APBD Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2022 dan Nota Pengantar Walikota atas Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD Kota Padang Panjang TA 2021 dari Wakil Walikota kepada Pimpinan DPRD.
Usai Rapat Paripurna, agenda dilanjutkan dengan Rapat Pembahasan terhadap Rancangan Perubahan KUA PPAS APBD Kota Padang Panjang TA 2021.