TAPD beri Penjelasan Rancangan KUA PPAS 2021 dan KUPA PPAS 2020 dalam Rapat Kerja Bangar

Hadirkan beberapa OPD, Banggar (Badan Anggaran) DPRD Kota Padang Panjang melanjutkan Rapat kerja membahas KUA PPAS Tahun Anggaran 2021 dan KUPA PPAS Tahun Anggaran 2020, minggu (13/09). Rapat dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Yulius Kaisar dan dihadiri oleh Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran Datuak Paduko Malano, Ketua DPRD Mardiansyah, A.Md, Wakil Ketua Imbral, SE, Anggota Badan Anggaran, Sekda, dan OPD terkait.
Badan Anggaran menegaskan jika anggaran yang diajukan hendaknya dapat menunjang kegiatan yang difokuskan untuk penanganan dan penanggulangan covid-19 serta memprioritaskan peningkatan PAD dan pemulihan ekonomi masyarakat. Dengan menghadirkan OPD maka dapat dijelaskan secara jelas apa program OPD kedepannya ditengah pandemi saat ini. Akan ada penambahan hotspot wifi, penambahan peralatan BPBD, bantuan untuk UKM, serta pencapaian target RPJMD, usulan Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) untuk UMKM.
Ketua DPRD menegaskan jika kegiatan untuk Tahun Anggaran 2021 berdampak bagi pemulihan ekonomi masyarakat. “selama tidak menyadari aturan, insyaallah DPRD siap” tegas Mardiansyah.
Dalam pembahasan tersebut Sekretaris Daerah juga memaparkan mengenai penambahan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar 15,7 M yang merupakan cara Pemerintah Pusat mengapresiasi Pemerintah Daerah terkait pada penanganan covid-19 yaitu inovasi daerah dalam menumbuhkan produktivitas serta keberhasilan menurunkan masyarakat yang terpapar covid-19 dalam jangka waktu tertentu.
Dari pembahasan dalam rapat kerja Badan Anggaran tersebut, disimpulkan sudah dapat ditindak lanjuti oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah sebelum ditetapkan melalui Rapat Paripurna selanjutnya.